Mitigasi Bencana Banjir Lahar di Gunungapi Agung dengan Teknosabo


Mitigasi Bencana Banjir Lahar di Gunungapi Agung dengan Teknosabo

Aktifitas erupsi Gunungapi Agung diikuti dengan kejadian banjir lahar menimbulkan banyak kerugian. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana banjir lahar. Salah satu usaha mitigasi bencana banjir lahar adalah menggunakan teknologi sabo. Teknologi sabo yang digunakan harus tetap mempertimbangkan dampak kebijakannya di masa yang akan datang terkait keberlangsungan ekonomi, keterlibatan sosial masyarakat, dan konservasi lingkungan. Penelitian ini memodelkan perhitungan pengelolan sedimen sejak dari sebelum bencana, saat bencana, dan sesudah bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem dinamik dengan bantuan perangkat lunak Powersim Studio 10. Pengelolaan sedimen dilakukan secara berkelanjutan sejak dari area produksi, area transportasi, dan area sedimentasi.

Penelitian ini memberikan hasil bahwa uji model sistem yang dilakukan menggunakan perangkat lunak Powersim Studio 10 mendekati hasil pengukuran demplot. Pengukuran demplot menggambarkan laju perubahan dasar sungai yang terjadi setiap bulannya yaitu berkisar antara 30.000 m3 – 70.000 m3. Dengan demikian model sistem perhitungan pengelolaan sedimen ini dapat digunakan.  Bahwa model sistem ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan mitigasi banjir lahar.

 

Model Sistem Pengelolaan Sedimen yang berkelanjutan sebagai  Basis Pengambilan Kebijakan Mitigasi Banjir Lahar