Workshop Mengakrabi Potensi Bencana Banjir Debris di Indonesia


Workshop Mengakrabi Potensi Bencana Banjir Debris di Indonesia

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik UGM ( DTSL FT UGM) didukung oleh Balai Litbang Sabo menyelenggarakan workshop dengan tema Mengakrabi Potensi Bencana Banjir Debris di Indonesia: Sabodam sebagai Bangunan Pengendali Banjir Lahar. Tujuan dari acara ini adalah memberikan simultan model pengelolaan potensi bencana longsor, aliran debris atau tanah bergerak lainnya. Sebagai pembicara adalah Prof. Dr. Ir. Bambang Yulistiyanto (Guru Besar DTSL FT UGM) dan Ir. Dwi Kristianto, M.Eng (Kepala Balai Litbang Sabo).

Peserta berasal dari mahasiswa S1, S2 maupun S3. Kegiatan workshop ini diselenggarakan selama 2 hari dari tanggal 16-17 Februari 2019. Pada hari 1 dilakukan paparan dan diskusi klasikal di DTSL FT UGM, sedangkan pada hari ke 2 kunjungan lapangan ke bangunan sabo WOC 3 Kendal Sari dan Cangkringan di kawasan Gunungapi Merapi.

 

Paparan dan Diskusi Klasikal oleh Kepala Balai Litbang Sabo: Ir. Dwi Kristianto, M.Eng.

Penjelasan Bangunan Sabodam WOC 3 Kendal Sari Beserta dengan Fungsinya